Pengenalan Ulang JavaScript, Part 1

Sobat bahasa pemrograman JavaScript kini telah memiliki andil yang lumayan signifikan terhadap industri perangkat lunak, semenjak terkenalnya beberapa library JavaScript seperti React, Angular, Vue dll. Doi tidak lagi menjadi bahasa pemrograman yang di anggap main-main lagi, bahkan yang lebih keren doi telah serius digunakan pada beberapa project besar, oleh karena itu penting bagi aku untuk mencoba mengulang kembali pelajaran JavaScript dari berbagai sumber yang akan aku tuangkan dalam tulisan ini, dengan harapan bisa mengingatkan kenangan masalalu dan bisa berguna untuk masa depan sob.

Number

Angka dalam JavaScript adalah “double-precision 64-bit format IEEE 754”, oleh karena itu dalam JavaScript tidak ada yang namanya nilai yang benar-benar bilangan bulat, jadi sobat harus agak sedikit berhati-hati dalam melakukan operasi aritmatika, mungkin kondisi ini mirip pada bahasa pemrograman C dan Java, coba lihat contoh di bawah ini sob.

Pada JavaScript ada suatu object yang disebut Math digunakan untuk melakukan operasi aritmatika tingkat lanjut seperti sin, cos, tan, selain itu object ini juga menyediakan beberapa konstanta matematika, tentunya ini sangat berguna sekali.

Pada JavaScript sobat juga bisa melakukan konversi tipe data string menjadi tipe data integer dengan fungsi parseInt(), dengan parameter pertama sebagai string dan parameter kedua adalah radix dengan nilai kembalian berupa integer, untuk parameter ke dua nilai default nya adalah base 10 atau desimal.

Selain fungsi parseInt() pada JavaScript ada juga fungsi parseFloat() yang bisa digunakan untuk parsing tipe data floating point number.

Sobat juga bisa menggunakan operator + untuk melakukan konversi sebuah nilai string menjadi angka.

Pada JavaScript ada yang namanya special value diantaranya adalah NaN (Not a Number), dari namanya saja sudah ketahuan apa artinya kan sob, sip mantap.

Untuk mengeceknya sobat bisa menggunakan fungsi isNaN().

Selain itu ada juga Infinity dan -Infinity.

Untuk mengecek NaN, Infinity, dan -Infinity sobat bisa juga menggunakan fungsi isFinite().

String

String dalam JavaScript adalah urutan karakter Unicode, lebih tepatnya mereka adalah urutan unit kode UTF-16 yang artinya setiap unit kode diwakili oleh angka 16-bit. Setiap karakter Unicode diwakili oleh 1 atau 2 unit kode.

Untuk mengetahui panjang karakter string, kita bisa menggunakan properti length.

Pada JavaScript kita juga bisa memperlakukan string seperti layaknya object, mereka mempunyai method sehingga kita bisa memanipulasinya dan juga memperoleh informasi dari string tersebut, mantap kan sob.

Tipe Lainnya

Pada JavaScript dia membedakan antara null dengan undefined, sangat memungkinkan kita untuk mendeklarasikan variable tanpa nilai, dan nantinya akan memiliki tipe undefined.

Pada JavaScript ada tipe Boolean dengan kemungkinan nilai true dan false, mengikuti aturan-aturan sebagai berikut.

  1. false, 0, string kosong (“”), NaN, null, undefined semua akan bernilai false.
  2. selain itu akan bernilai true.

Operasi boolean seperti && (and), || (or), ! (not) juga disupport di JavaScript.

Oke sobat sekalian, sampai sini dulu aja ya biar tidak telalu banyak dan membosankan juga, nantikan kelanjutannya di artikel selanjutnya.

Happy Coding.

Comments

Leave a Reply